Tinjauan Pustaka

 

Tinjauan-Pustaka

 

Setiap penelitian berawal dari tiga factor ketertarikan (interest), ide atau gagasan, dan teori yang melandasinya. Dalam mencari gagasan mengenai topic apa yang hendak diteliti, ketiga factor tersebut berperan penting. Diawali dengan adanya ketertarikan, munculnya ide atau gagasan, dan dilanjutkan dengan mencari teori yang relevan. Namun ketiga factor tersebut tidak mesti bersifat linier. Peneliti sering kali bergerak bolak-balik di antara ketiga factor tersebut. Ketertarikan awal dapat mengarahkan peneliti pada munculnya idedan gagasan yang memiliki kaitan dengan suatu teori tertentu, dan teori yang dipelajari dapat menginspirasi munculnya ide dan gagasan baru yang menghasilkan ketertarikan baru.

 

Peneliti yang melaksanakan suatu penelitian ilmiah tidak akan pernah memulai proyek penelitiannya tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan literature yang mendukung untuk mempelajari apa yang telah dilakukan peneliti lain terkait dengan topic penelitian yang akan kita lakukan, bagaimana melakukannya, dan apa hasil atau temuan yang diperoleh. Peneliti berpengalaman selalu menjadikan tinjauan pustaka (literature review) sebagai salah satu langkah paling penting dalam proses penelitian. Dengan mempelajari segala literature terkait dengan topic penelitian yang hendak dilaksanakan, maka peneliti akan memperoleh informasi dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya tanpa melakukan hal-hal yang tidak perlu sehingga dapat menghemat waktu, upaya, dan uang. Penelitian tanpa didahului tinjauan literature sama saja dengan mengabaikan salah satu tahap atau langkah penelitian yang seharusnya dilakukan dalam proses penelitian.

 

Suatu tinjauan pustaka bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut ini. Menjawab berbagai pertanyaan ini akan membantu peneliti merumuskan hipotesis penelitian atau pertanyaan penelitian:

  • Jenis penelitian apa yang telah dilakukan sebelumnya terkait dengan topic penelitian yang hendak dilaksanakan?
  • Apa hasil penelitian atau temuan yang diperoleh dari penelitan sebelumnnya?
  • Apa saran peneliti sebelumnya untuk diteliti lebih lanjut?
  • Apa yang belum diteliti?
  • Bagaimana penelitian yang dilaksanakan mampu menambah pengetahuan kita di bidang bersangkutan?
  • Metode penelitian apa yang digunakan dalam penelitian sebelumnya?

 

Tinjauan terhadap berbagai literature yang relevan memungkinkan kita memiliki berbagai pilihan dalam melaksanakan penelitian termasuk pilihan terhadap metode yang hendak digunakan. Pada dasarnya, setiap metode penelitian memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Misal, peneliti sebelumnya telah melaksanakan penelitian dengan topic yang kita inginkan, namun penelitian sebelumnya menggunakan metode riset lapangan (observasi). Dapatkah kita merancang penelitian dengan topic yang sama, namun dengan menggunakan metode eksperimen guna menguji temuan yang sudah diperoleh sebelumnya? Atau dapatkah kita menggunakan teknik statistic tertentu yang dapat digunakan untuk menguji kesimpulan yang telah dihasilkan? Apakah penggunaan metode survey akan menghasilkan kesimpulan yang sama ataukah berbeda? Menggunakan beberapa metode penelitian yang berbeda untuk menguji suatu hasil penelitian yang sama dinamakan dengan trianggulasi.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Analisis Data Kuantitatif di Malang, Analisis Data Statistik Terbaik di Universitas Muhammadiyah Malang, Konsultasi Statistik Penelitian, Olah Data SPSS Malang, Pusat Analisis Data Statistik Malang dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s