Rumusan Masalah

proposal-01

Merumuskan masalah merupakan pekerjaan yang sulit bagi setiap peneliti. Hal ini dapat menolong mahasiswa keluar dari kesulitan merumuskan judul dan masalah adalah pengetahuan yang luas dan terpadu mengenai teori-teori dan hasil-hasil penelitian para ahi terdahulu dalam bidang-bidang yang terkait dengan masalah yang akan diteliti. Dalam rumusan dan analisis masalah sekaligus juga diidentifikasi variable-variabel yang dalam penelitian beserta definisi operasionalnya. Untuk mempermudah, maka rumusan masalah dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat bertanya setelah didahului uraian tentang masalah penelitian, variable-variabel yang diteliti, dan kaitan antara satu variable dengan variable lainnya. Definisi operasional yang dirumuskan untuk setiap variable harus sampai melahirkan indikator-indikator dari setiap variable yang diteliti yang kemudian akan dijabarkan dalam instrument penelitian.

 

Jadi, setelah masalah yang akan diteliti itu ditentukan, misalnya variabel apa saja yang akan diteliti, bagaimana hubungan antar variable, dan agar masalah dapat terjawab secara akurat, maka masalah yang akan diteliti itu perlu dirumuskan secara spesifik. Seperti telah diuraikan dalam rumusan masalah, maka sebaiknya rumusan masalah itu dinyatakan dalam kalimat Tanya.

 

Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah penelitian diuraikan sebagai berikut.

 

  1. Permsalahan yang bersifat Deskriptif yaitu permasalahan yang tidaki membandingkan dan tidak menghubungkan degan variable lain hanya menggambarkan variable saja.

 

Misalnya.

  1. Sejauh mana tindakan Pemda Pasuruan dalam penanggulangan bahaya banjir ?
  2. Sejauh mana produktivitas kerja pegawai di Diknas Provinsi Jawa Timur ?
  3. Bagaimana peran mahasiswa dalam meuntut keadilan di Mahkamah Agung ?
  4. Sejauh mana analisis pelayanan pemberian paspor pada Sub Seksi Perizinan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya ?
  5. Sejauh mana evaluasi peningkatan tariff BBM Tahun 2004 – 2009 ?
  6. Seberapa banyak hasil panen udang windu di Kabupaten Pasuruan ?
  7. Seberapa tinggi disiplin kerja pegawai LAN-BKN-PAN tahun 2009 ?
  8. Seberapa tinggi motivasi kerja karyawan CV Dewa Ruchi ?
  9. Bagaimana kualitas dosen statistika si STIA Bandung ?

 

 

  1. Permasalahan bersifat asosiatif adalah permasalahn yang menghubungkan atau pengaruh antara dua variable atau lebih. Adapun menurut sifat hubungannya terdiri dari tiga jenis yaitu:
  2. Hubungan simetris ialah hubungan yang bersifat kebersamaan antara dua variable atau lebih. Adapun menurut sifat hubungannya terdiri dari tiga jenis yaitu:
  • Bagaimana hubungan antara postur tubuh seseorang dengan gaya kepemimpinan ?
  • Sejauh mana hubungan anatara keaktifan mengikuti kegiatan organisasi dengan tingginya prestasi belajar ?
  1. Hubungan sebab akibat (kausal) ialah hubungan yang bersifat mempengaruhi antara dua variable atau lebih. Misalnya.
  • Seberapa besar pengaruh tambahan gaji pegawai terhadap disiplin kerja pegawai?
  • Sejauh mana manfaat Diklat penjenjangan dengan tindak lanjut pembinaan lulusannya?
  • Seberapa besar kekuatan baja yang diberikan perlakuan dengan menggunakan air, garam, dan oil?
  • Seberapa besar pengaruh pupuk terhadap hasil panen tadi?
  • Seberapa beasr hubungan ketrampilan dan pengetahuan siswa terhadap hasil belajarnya di SMP Negeri 12 Bandung?
  • Sejauh mana hubungan kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai di Bagian Keuangan Provinsi Gorontalo?
  • Sejauh mana sikap masyarakat dan pemahaman masyarakat dalam hubungannya dengan pemilihan presiden secara langsung 2009 di Indonesia?
  • Sejauh mana perencanaan pembangunan daerah dari bawah dan koordinasi antar instansi pemerintah terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan di Kota Manado?
  • Sejauh mana hubungan nilai-nilai positif budaya asing dan kunjungan wisata terhadap perubahan tingkah laku remaja di Kota Denpasar Bali?
  1. Hubungan interaktif ialah hubungan antara dua variable atau lebih yang bersifat saling mempengaruhi. Misalnya.
  • Seberapa besar hubungan antara pemberian insentif dengan efektivitas kerja?
  • Sejauh mana hubungan antara pendidikan, ketrampilan, sikap dan kepribadian dengan produktivitas kerja?
  • Sejauh mana hubungan antara sikap guru dengan prestasi belajar siswa di SDN Kalianyar-Bangil ?
  • Sejauh mana pengaruh kemampuan dan motivasi kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan masyarakat di Dinas Kebersihan Kota Surabaya ?
  • Sejauh mana pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Dinas Pendapatan Daerah Balikpapan ?
  • Seberapa besar pengaruh partisipasi orang tua siswa dan tindakan kepala sekolah terhadap pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di Kota Makassar ?
  • Sejauh mana pengaruh kinerja guru dan abilitas guru terhadap pelaksanaan jabatan fungsional guru di Dinas Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta ?
  • Sejauh mana pengaruh kasus bom Bali terhadap perubahani iklim investasi di Indonesia ?

 

  1. Permasalahan bersifat komparatif adalah permasalahan yang menggambarkan perbedaan karakteristik dari dua variable atau lebih. Misalnya.
  • Bagaimana kinerja dosen STIA LAN Jakarta disbanding dengan kinerja dosen STIA LAN Bandung dan STIA LAN Makassar ?
  • Seberapa besar perbandingan PAD antara Kota Bandung, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Kutai Kartanegara ?
  • Sejaum manakah komparasi penjualan sepeda motor merek Honda, Yamaha, Suzuki dan Beijing di Kota Medan ?
  • Sejauh mana perbandingan keputusan Jaksa Penuntut Umum terhadap putusan Hakim Agung dalam kasus Akbar Tanjung tanggal 12 Februari 2004 di Jakarta ?
  • Sejauh mana perbandingan kepedulian, kecintaan, dan semangat pemuda tentang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wilayah Barat, Tengah, dan Timur Indonesia ?
  • Sejauh mana perbedaan kemampuan kerja pegawai antara perusahaan MCDonald’s dengan Rumah Makan Padang di Jakarta ?
  • Seberapa besar perbedaan produktivitas kerja karyawan bagian fitting dengan bagian fabrikasi di Fakultas Teknik UNY ?
  • Sejauh mana perbedaan kualitas belajar mahasiswa tugas belajar dengan mahasiswa izin belajar dalam pelajaran statistik ?
  • Sejauh mana perbedaan kualitas pelayanan masyarakat antara Pemerintah DKI Jakarta dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam kasus penanggulangan bajir ?
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Olah Data SPSS Malang, Pusat Analisis Data Statistik Malang, Training Statistika di Malang dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s