UJI NORMALITAS

Normalitas dalam analisis regresi merupakan syarat utama. Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel penggangu atau residual memiliki distribusi normal.  Jika asumsi ini dilanggar, maka hasil estimasi analisis regresi menjadi bias atau tidak akurat terutama untuk sampel kecil. Uji normalitas dapat dilakukan melalui dua pendekatan yaitu melalui pendekatan deskriptif melalui grafik (histogram dan P-P Plot) atau pendekatan inferensia (pengujian) uji kolmogorov-smirnov, Anderson Darling, Liliefors, Jarque Bera, Shapiro-Wilk, dll.

Bagaimana mengatasi masalah normalitas ?
Ada tiga pilihan yang dapat dilakukan jika diketahui bahwa data tidak normal; yaitu :
1.       Menambah jumlah sampel
2.       Melakukan transformasi data menjadi bentuk Log / Ln atau bentuk lainnya
3.       Menghilangkan data yang dianggap menjadi penyebab tidak normal (data pencilan atau outlier)
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Analisis Data Kuantitatif di Malang, jasa olah data banyuwangi, jasa olah data malang, Olah Data Malang, Olah Data SPSS Malang, Pusat Analisis Data Statistik Malang, Training Statistika di Malang dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s