Analisis Faktor dengan SPSS

Dengan , kita akan memperoleh hasil sebagai berikut:
  1. Identifikasi dimensi-dimensi atau faktor-faktor mendasar yang dapat menjelaskan korelasi dari serangkaian variabel.
  2. Identifikasi variabel-variabel baru yang lebih kecil untuk menggantikan variabel yang tidak berkorelasi dari serangkaian variabel asli (asal) yang berkorelasi dari analisa multivariate (analisis regresi atauanalisis diskriminan).
  3. Identifikasi variabel-variabel kecil yang menonjol (dari variabel yang lebih besar) dari suatu analisis multivariate.
Menindaklanjuti dari apa yang telah kita pelajari sebelumnya dalam artikel kami, yaitu: Analisis Faktor, maka pada kesempatan ini kami akan membagikan tutorial melakukan analisis faktor dengan menggunakan aplikasi SPSS.

Download file kerja dalam tutorial ini:
Dataset
Output

Sebagai contoh, kita akan melakukan analisis faktor pada 9 variabel. Langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Pada menu SPSS, klik Analyze, Data Reduction, Factor. Masukkan semua variabel ke dalam kotak “Variables”.
Faktor
Analisis Faktor
2. Tekan tombol “Descriptives” kemudian centang “Univariate descriptives”, “Initial Solutions”, “Coefficients”, “Significance Levels”, “Determinant”, “KMO and Bartlett`s test of sphericity” dan “Anti Image”. Klik “Continue”.
Analisis faktor Deskriptive
Deskriptiv Analisis Faktor
3. Tekan tombol “Extractions” kemudian pilih “Principal components” sebagai method, pada “Analyze” pilih “Correlation matrix”, pada “display” pilih “Unrotated factor solution” dan “Scree plot”. Pada extract, pilih Eigenvalue over dan isi dengan angka “1”. Klik “Continue”.
Extraction
Extraction
4. Tekan tombol “Rotation” kemudian centang “Varimax” dan pada display centang semua, yaitu “Rotated solutions” dan “Loading plot(s)”. Klik “Continue”.
Rotation
Rotation

5. Tekan tombol “Options” kemudian centang “Sorted by Size”.

Options
Analisis Faktor Options

Sampai tahap ini anda belumlah selesai melakukan analisis faktor dengan aplikasi SPSS, sebab dalam analisis ini anda perlu melakukan berulang-ulang hingga syarat minimal nilai KMO, Bartlett’s Sphericity, MSA dan Communalities terpenuhi. Oleh karena itu, silahkan anda baca artikel selanjutnya, yaitu:
Asumsi Analisis Faktor dengan SPSS dan .

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Analisis Data Kuantitatif di Malang, jasa olah data banyuwangi, jasa olah data malang, Olah Data Malang, Olah Data SPSS Malang, Pelatihan SPSS Malang, Pusat Analisis Data Statistik Malang, Training Statistika di Malang dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s