Strategi Pemodelan SEM

Ada 3 jenis strategi pemodelan yang dapat dipilih terutama jika menganalisis data dengan LISREL (Joreskog dan Sorbom, 1993) :

Stricly Confirmatory (SC). Dalam model ini, peneliti terlebih dahulu merumuskan model yang akan diuji, kemudian data dikumpulkan. Pengujian model dilakukan dengan maksud untuk memastikan apakah model diterima atau ditolak. Dalam strategi ini tidak diupayakan perbaikan model.

Alternatif (Completing) Model (AM). Dalam pemodelan ini dirumuskan beberapa alternatif model. Data kemudian dikumpulkan dan diuji. Model-model yang sudah dibentuk sebelumnya kemudian diuji, dan model yang memiliki kesesuaian paling baik akan dipilih.

Model Generating (MG). dalam strategi ini peneliti berpijak pada teori tertentu untuk merumuskan model. Data dikumpulkan, kemudian diuji. Jika ternyata hasil pengujian model menunjukkan kinerja yang kurang baik atau tidak fit dengan data, maka model diperbaiki atau dimodifikasi. Proses perbaikan ini dilakukan berulang-ulang sampai diperoleh model dengan tingkat kesesuaian terbaik atau best fit model dengan data sampel yang ada.

Dikutip dari Buku. Kusnendi. 2008. Model-Model Persamaan Struktural. Satu dan Multigroup Sample dengan Lisrel. Bandung : Alfabeta, pp. 17

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Analisis Data Kuantitatif di Malang, jasa olah data banyuwangi, jasa olah data malang, Olah Data Malang, Olah Data SPSS Malang, Pusat Analisis Data Statistik Malang, Training Statistika di Malang dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s